Friday, September 21, 2007

Hati Ku Tiada Siapa Yang Tahu

Tersentak...

Terpana akan kehidupan yang bagaikan roda

Terkapai-kapai melawan ombak dilautan,

namun kekuatan diri hanyut bersama

derasnya air yang mengalir

hanya pasrah dan kejujuran dalam diri yang kental

diiringi imbauan kembali mereka yang telah pergi.

Rindu....

Rindukan kesempurnaan hidup

pilunya hati dikelilingi suasana berliku

walaupun tersergam disisi

mahligai istana lengkap segala

ia hanyalah pelengkap diri yang tiada makna

ketidaktenangan hati tetap menghantui

Menyesalkah?

Kesepian... Kehampaan... Kerinduan....

bagaikan teman saban hari

tiada siapa yang mengerti

Suara yang nyaring diiringi pandangan nan menusuk....

perintah yang tiada bantahan

walau hati tak lekang dek ngomelan

tak siapa mendengar.....

hanya dinding dan hiasan berwarna

sama warna dengan hati tak keruan,

tak pasti sampai bila.

Namun terlihat seketika

Senyuman menawan, layanan istimewanya

dan ketawa kedengaran serta....

kebenaran terpaksa.

Penyeksaan hampir terlerai

Sayangkah? Cintakah?

Ianya sementara cuma

yang pasti....

Kepercayaan masih terhalang

tersangkar kembali di mahligai indah

Hati nan terluka

Sentiasa tercari-cari

apakah sebenarnya yang tersirat

apakah itu telah tersurat????