Tersentak...
Terpana akan kehidupan yang bagaikan roda
Terkapai-kapai melawan ombak dilautan,
namun kekuatan diri hanyut bersama
derasnya air yang mengalir
hanya pasrah dan kejujuran dalam diri yang kental
diiringi imbauan kembali mereka yang telah pergi.
Rindu....
Rindukan kesempurnaan hidup
pilunya hati dikelilingi suasana berliku
walaupun tersergam disisi
mahligai istana lengkap segala
ia hanyalah pelengkap diri yang tiada makna
ketidaktenangan hati tetap menghantui
Menyesalkah?
Kesepian... Kehampaan... Kerinduan....
bagaikan teman saban hari
tiada siapa yang mengerti
Suara yang nyaring diiringi pandangan nan menusuk....
perintah yang tiada bantahan
walau hati tak lekang dek ngomelan
tak siapa mendengar.....
hanya dinding dan hiasan berwarna
sama warna dengan hati tak keruan,
tak pasti sampai bila.
Namun terlihat seketika
Senyuman menawan, layanan istimewanya
dan ketawa kedengaran serta....
kebenaran terpaksa.
Penyeksaan hampir terlerai
Sayangkah? Cintakah?
Ianya sementara cuma
yang pasti....
Kepercayaan masih terhalang
tersangkar kembali di mahligai indah
Hati nan terluka
Sentiasa tercari-cari
apakah sebenarnya yang tersirat
apakah itu telah tersurat????
